Feeds:
Tulisan
Komentar

Pesona BlackBerry Strom begitu memikat banyak orang. Di Amerika Serikat, ratusan orang rela menunggu di toko Verizon Wireless, untuk mendapatkan BlackBerry tipe terbaru.

Blackberry Strom yang hadir dengan layar sentuh ini memang dinanti penggemar smartphone. Popularitasnya yang semakin menjulang membuat Strom menjadi ancaman serius iPhone yang memang beberapa bulan terakhir terus memimpin penjualan tertinggi.

Beberapa toko Verizon Wireless memang ditunjuk untuk menjual BlackBerry khusus di AS tersebut. Dan, menurut pihak pengelola produk anyar ini memang sengaja dijual sebelum liburan panjang dimulai. Akan tetapi, mereka mengklaim itu tidak mengurangi minat pembeli yang menjadikan BlackBerry Strom laku keras.

“Para pembeli yang datang sekarang. Merupakan, pembeli yang telah memesan lima hari sebelumnya,” ujar juru bicara Verizon Wireless Brenda Raney, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (23/11/2008).

Dari hasil pengamatan, 200 orang sudah nampak� menunggu di toko di Manhattan, padahal toko tersebut baru dibuka pada jam 8 pagi. Di Washington dan New Jersey sekira 100 orang sudah melakukan hal yang serupa.

Walaupun, distributsi BlackBerry Strom ini belum tersebar di dunia. Tetapi, perusahaan pembuat BlackBerry, Research in Motion, optimistis Strom dapat diterima di seluruh dunia. Apalagi menilik dari kesuksesan di Amerika Serikat
Perkiraan Harga Sekitar $269.00 – $499.99,,
BLACKBERRY STORM

Feature Available:
Wireless email
Organizer
Browser
Phone
Camera (3.2 MP)
Video Recording
BlackBerry® Maps
Media Player
Built-in GPS
Corporate data access
SMS
MMS

Size and Weight:
4.43″/112.5mm (Length)
2.45″/62.2mm (Width)
0.55″/13.95mm (Depth)
5.5 oz/155g (Weight)

Data Input/Navigation:
SurePress™ touch screen
On screen keyboard: portrait SureType® and Multi-tap, QWERTY landscape
Voice Input/Output 3.5mm stereo headset capable
Integrated earpiece/ microphone
Built-in speakerphone
Bluetooth® v2.0; mono/stereo headset, handsfree, phone book access profile, and serial port profile supported
M3 (Rating for hearing aids (PDF))

Media Player:
Video format support: MPEG4 H.263, MPEG4 Part 2 Simple Profile, H.264, WMV
Audio format support: MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, WMA ProPlus
Display High resolution 480 x 360 pixel color display
Transmissive TFT LCD
Font size (user selectable)
Light sensing screen

Notification:
Polyphonic/MIDI ringtones
MP3 ringtones
Vibrate mode
LED indicator
Approximate Battery Life Up to 15 days (Standby time)
Up to 5.5 hours (Talk time)
Memory Expandable memory – support for microSD™ card
1GB onboard memory
128 MB Flash (flash memory)
Modem RIM® wireless modem
Tethered modem capability

Email Integrations:
Works with BlackBerry® Enterprise Server for Microsoft® Exchange
Works with BlackBerry® Enterprise Server for IBM® Lotus® Domino®
Works with BlackBerry® Enterprise Server for Novell® GroupWise®
Integrates with an existing enterprise email account
Integrates with existing personal email account
Integrates with optional new device account
Device Security Password protection and screen lock
Sleep mode
Support for AES or Triple DES encryption when integrated with BlackBerry® Enterprise Server
FIPS 140-2 Compliant (FIPS Validation in Progress)
Optional support for S/MIME

Wireless Network:
UMTS/HSPA: 2100 MHz
North America: 850 MHz GSM®/GPRS networks
North America: 1900MHz GSM/GPRS networks
Europe/Asia Pacific: 1800MHz GSM/GPRS networks
Europe/Asia Pacific: 900MHz GSM/GPRS networks
Dual-Band: 800/1900 MHz CDMA/Ev-DO networks

http://kaskus.us/showthread.php?t=1214477

Kamis, 30 Oktober 2008
Pemerintah Kab. Magelang membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil Formasi Tahun 2008. Jenis, Jumlah Formasi yang dibutuhkan dan kualifikasi pendidikan yang disyaratkan :
  • Tenaga Kependidikan        : 223 Formasi
  • Tenaga Kesehatan            :   68 Formasi
  • Tenaga Teknis Lainnya      :   44 Formasi
  • Pelatih Olahraga               :     2 Formasi
Berkas lamaran tersebut dimasukkan dalam amplop tertutup dan ditujukan kepada PO BOX CPNS KABUPATEN MAGELANG lewat Kantor Pos Terdekat. Untuk syarat – syarat pendaftaran,silahkan menuju pada menu Dokumen Publik
Pelaksanaan Ujian Tertulis dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 7 Desember 2008
Perlengkapan yang dibawa pada waktu ujian seleksi :
a. Asli Kartu/Tanda Peserta Ujian CPNS Tahun 2008
b. Asli Tanda Pengenal Identitas Diri ( KTP/SIM/KTA dll)
c. Pensil 2B
d. Alat Penghapus
e. Rautan
f. Ballpoint
g. Alas Tulis
Seluruh proses pengadaan CPNS mulai dari proses pendaftaran/pelamaran, pelaksanaan seleksi sampai dengan penentuan kelulusan tidak dipungut biaya ( kecuali pengiriman surat lamaran oleh masing – masing pelamar lewat PT.POS Indonesia ) dan bebas dari praktek korupsi, kolusi, nepotisme serta pemalsuan dokumen CPNS.
Bagi pelamar yang terbukti melakukan perjokian dan atau memberikan keterangan palsu dinyatakan TIDAK LULUS / GUGUR dan akan dikenakan sanksi hukum yang berlaku.
Selama pelaksanaan pengadaan CPNS tidak menerima / melayani berkas lamaran yang dikirimkan secara langsung.
Seluruh Dokumen yang telah diserahkan, menjadi milik Panitia dan tidak dapat diminta kembali.
Layanan Informasi Pengadaan CPNS Kabupaten Magelang Tahun 2008 :
Website : http://www.magelangkab.go.id
Telpon : ( 0293 ) 788181 psw. 125 dan ( 0293 ) 5583816
Keputusan Tim Pengadaan CPNS Kabupaten Magelang Tahun 2008 tidak dapat diganggu gugat.
info lengkap
http://www.magelangkab.go.id/
http://www.4shared.com/file/68959823/93b13627/pengumuman_cpns_kab_magelang_formasi_tahun_2008_final.html

Multi User

Pandul, seorang pakar komputer canggih, yakin wanita yang ideal untuk dijadikan istri harus memenuhi kriteria: Multi Tasking, User Friendly, Compatible, Upgradable, dan punya interface yang menarik sekaligus ergonomic.

Ia berpendapat agama pada dasarnya merupakan operating system di mana ajaran yang ditetapkan merupakan native application.

Masa lajang Pandul berakhir setelah ia bertemu dengan Wirda, gadis yang dia anggap memenuhi kriteria yang diharapkan. Namun saya, perkawinan mereka tidak berumur panjang setelah Pandul mengetahui Wirda mempunyai tabiat khas komputer. Multi Media, Multi User

Tak Bisa Membedakan

Seekor babi hutan dari pedalaman Timika di Papua lari ketakutan menyeberangi perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Ia merasa diburu-buru tentara Indonesia. Ia baru berhenti ketika ada seekor babi hutan Papua Nugini menyatakan bahwa ia sudah berada dalam wilayah Papua Nugini.

“Mengapa Anda berlari?” tanya babi Papua Nugini.

“Terus terang saya khawatir pada tentara Indonesia. Mereka mengebiri semua laki-laki di sana,” ujar babi Indonesia.

“Tapi anda ‘kan bukan manusia. Anda kan cuma seekor babi hutan?”

“Justru itulah. Mereka mengebiri dulu baru bertanya kemudian,” ujar babi Indonesia

Membuat Orang-Orang Berdoa

Di pintu akherat seorang malaikat menanyai seorang sopir Metro Mini. “Apa kerjamu selama di dunia?” tanya malaikat itu.
“Saya sopir Metro Mini, Pak.” lalu malaikat itu memberikan kamar yang mewah untuk sopir Metro tersebut dan peralatan yang terbuat dari emas.

Lalu datang Gus Dur dengan dituntutn ajudannya yang setia.

“Apa kerja kamu di dunia?” tanya malaikat kepada Gus Dur.

“Saya presiden dan juga juru dakwah Pak…” lalu malaikat itu memberikan kamar yang kecil dan peralatan dari kayu. Melihat itu Gus Dur protes.

“Pak kenapa kok saya yang presiden sekaligus juru dakwah mendapatkan yang lebih rendah dari seorang sopir Metro..?” Dengan tenang malaikat itu menjawab: “Begini Pak… Pada saat Bapak ceramah, Bapak membuat orang-orang semua ngantuk dan tertidur… sehingga melupakan Tuhan. Sedangkan pada saat sopir Metro Mini mengemudia dengan ngebut, ia membuat orang-orang berdoa…”

Ruwahan

Dalam tradisi Jawa ada kebiasaan “ruwatan”. Pada kesempatan itu, banyak orang pergi ke makam untuk membersihkan batu nisan dan memanjatkan doa bagi keselamatan orang yang telah meninggal.
Di makam, orang akan berusaha memperkenalkan suadara-saudara maupun teman-teman yang sudah meninggal kepada orang yang diajaknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh sebuah keluarga kecil ini.

“Ini makamnya nenek Ibu dan sebelahnya itu makam kakeknya ayah,” kata si Ibu kepada anak laki-laki satu-satunya.

“Kalau yang itu, Bu?” tanya si anak.

“Makam teman ayah!” jawab ibu.

“Kalau yang di pojok itu, Yah?” tanya si anak kepada ayahnya.

“Itu makam seorang pejuang yang meninggal terkena pecahan peluru pada saat kita masih dijajah Jepang dulu!” jawab Ayah.

“Juga saudara?” tanya si anak penasaran.

“Ya, dia itu masih ‘pakde’-nya ‘oom’-nya ibumu!”

“Eh lihat!! Bu Tuminem juga ke makam!” si anak berseru sambil menunjuk pada seorang ibu.

“Siapa dia, Nak?”

“Tetangga kita di seberang jalan, masih hidup. Lho, ayah dan ibu tidak mengenalnya?”

“??!!”

Mati Ngerokok

Semasa belajar di Mesir, Gus Dur punya teman asal Aceh, namanya Yas. Kamar mereka bersebelahan. Orang ini, tutur Gus Dur, betul-betul perokok berat. Ke mana pun dia pergi, pasti di kantongnya selalu terselip dua bungkus rokok.
Satu sudah dibuka, satu lagi buat cadangan. “Bagi dia, ngerokok itu jangan sampai ketelatan,” tutur Gus Dur. “Makanya si Yas selalu bawa dua bungkus.”

Saking sayangnya pada temannya ini, Gus Dur menasihatinya, “Yas, apa kamu enggak pernah baca tulisan di majalah bahwa tiap batang rokok itu bisa memendekkan umur 30 detik.”

“Saya belum baca,” sahut Yas.

“Lho kamu ini gimana. Sekarang coba hitung, sudah berapa ribu batang yang kamu habiskan. Sudah berapa tahun umurmu diperpendek oleh rokok itu.”

Sambil menyulut sebatang lagi, Bung Yas menimpali, “Ya, tapi kalau saya enggak merokok, besok saya bisa mati.”

Tekhal dan Makhellang

Pada perjalanan keliling Eropa selama 17 hari ke 13 negara itu, Gus Dur juga ketemu Ratu Beatrix di negerinya, Belanda. Saat jamuan makan, Ratu bertanya, apakah di Indonesia sisa-sisa kebudayaan Belanda masih terasa.
“O, ya, banyak sekali,” jawab Gus Dur.

“Misalnya, apa?”

“Misalnya dalam soal bahasa. Generasi tua masih banyak yang berbahasa Belanda atau setidak-tidaknya beraksen Belanda. Maka pernah ada percakapan antara seorang tua dan seorang anak muda.

“Asal Bapak dari mana?” tanya si anak muda. Jawab si orang tua: Tekhal (Tegal).

Lalu si orang tua balik bertanya, “Kalau kamu, dari mana?”

Anak muda itu menjawab: “Makhellang, khekk!”

Ratu Beatrix ketawa mendengan khekk yang seperti orang tercekik itu

Kisah Pandawa dan Kurawa

Apa jadinya kalau dalang mbeling Sujiwo Tedjo ketemu dengan Gus Dur? Inilah yang terjadi pada acara wayangan yang diselenggarakan di Gedung MPR/DPR pada Agustus 2000. Selain Gus Dur, tampak hadir antara lain Ketua DPR Akbar Tandjung dan isteri, Permadi, Garin Nugroho, dan beberapa anggota MPR/DPR, dan sejumlah menteri.
Dalam acara wayang lazimnya ki dalang sesekali mengajak penonton untuk ikut nimbrung dalam cerita. Cuma kali ini, penonton yang diajak nimbrung tak tanggung-tanggung: seorang presiden. Begitulah, Ki Tedjo, mantan wartawan dan sarjana ITB yang berasal dari Situbondo (jadi satu ‘negara’ dengan Gus Dur, sama-sama orang Jawa Timur) terus mengusik sang presiden dengan banyak pertanyaan yang dikaitkan dengan cerita yang sedang digelarnya.

Dialog pun terjadi antara dalang dengan Gus Dur yang duduk di depan panggung.

“Menurut Anda, sebenarnya antara Kurawa dan Pandawa itu yang salah siapa sih?” tanya Tedjo. “Kok hampir tiap hari mereka itu bertengkar terus? Kok mereka itu enggak pernah bisa rukun? Yang salah itu sebenarnya siapa: Sengkuni, Kresna, atau Arjuna?”

“Yang salah itu konsepnya,” jawab Gus Dur enteng, disambut tawa panjang penonton.

“Lho, padahal konsep wayang kan sama saja, Gus?”

“Semua orang melihat Kurawa dan Pandawa itu secara hitam putih, seperti bandit dan koboi (Kurawa dianggap jahat, Pandawa baik). Padahal semestinya tidak begitu,” ucap Gus Dur.

Menurut ? Gus Dur, kelompok Pandawa adalah orang-orang yang sudah tidak punya keinginan dan kepentingan jelek.

Bagaimana dengan Kurawa?

“Kelompok Kurawa adalah orang-orang yang sedang melangkah menuju sikap seperti Pandawa itu. Maka sebenarnya dia itu bukan kalah. Kurawa berbuat macam-macam itu hanya karena belum matang jiwanya. Maka, kewajiban Pandawa adalah mengalahkan Kurawa, supaya bisa diarahkan ke jalan yang baik. Itu sebabnya ada parikesit, yang ‘netral’ berdiri di atas semua golongan. Parikesit itu bersaudara dengan Kurawa maupun Pandawa.

“Berarti Pandawa dan Kurawa itu harus dirangkul ya Gus?” tanya Tedjo lagi.

“Lha, inggih. Sebab, Kurawa itu bukan bandit.”

“Tapi Kurawa dijadikan bulan-bulanan hinaan terus…”

“Itulah salahnyam,” sahut Gus Dur lagi. Hadirin pun terbahak-bahak sambil bertepuk tangan riuh.

“Kurawa itu calon Pandawa,” tambah Gus Dur.

“Tapi, orang-orang ini aneh, bolak balik keliru melulu. Dan yang paling keliru adalah dalangnya…”

“Wah, kalau begitu saya lebih baik pulang saja,” ujar Ki Dalang Tedjo, pura-pura ngambek

Pekerjaan Orang Normal

Bagi John F Kennedy jabatan presiden merupakan pekerjaan termulia. Sebab dalam pandangannya, politik itu sendiri adalah kerja mulia. Lain halnya dengan Billy Carter, adik kandung bekas presiden Jimmy Carter.
Menurut Gus Dur, Billy Carter memiliki usaha pompa bensin. Kalau pas ada waktu senggang, biasanya ia suka bersantai dengan beberapa temannya sambil menikmati bir atau minuman lain kegemarannya.

Pokoknya, ia prototipe “orang biasa” di tingkat terbawah kehidupan politik Amerika Serikat. Karena ia pun punya penilaian sendiri tentang perubahan besar dalam kehidupan kota tempat tinggalnya.

Pada tahun 1976, abangnya, Jimmy Carter, mencoba mencalonkan diri sebagai presiden. Di masa santer-santernya kampanye Carter berlangsung, Billy pun tak luput dari kejaran wartawan yang ingin tahu lebih jauh tentang keluarga besar Carter. Wartawan yang memergokinya langsung bertanya, bagaimana sesungguhnya kondisi keluarga Carter.

Billy menjawab, “Ibuku sudah lebih tujuhpuluh tahun umurnya, ketika ia mendaftarkan diri masuk Korps Perdamaian sebagai juru rawat di India untuk dua tahun. Kakak perempuanku senang naik sepeda ke mana-mana, sampai keluar negara bagian yang luas. Kakak perempuanku yang satu lagi menjadi pengabar Injil, pada tadinya ia ratu kecantikan.

“Sekarang, abangku ingin jadi presiden. Nah, Anda bisa lihat, akulah satu-satunya orang yang normal dalam keluarga ini.”

Tulisan Sebelumnya »